Soal Persiapan Tes Selesai Pkb Modul G Pedagogik Komunikasi Efektif

KODE IKLAN 200x200
KODE IKLAN 336x280

SOAL LATIHAN /PERSIAPAN TES AKHIR PKB
KOMPETENSI PEDAGOGIK KOMUNIKASI EFEKTIF 
Evaluasi

Pilihlah A, B, C, atau D untuk jawaban yang paling sempurna pada soal-soal berikut!

1.   Saudara mengajar di kelas 12 yang berjumlah 25 siswa yang terbagi menjadi 6 kelompok secara acak. Siswa Saudara akan berdiskusi kelompok dengan 6 topik yang berbeda. Kondisi kelas Saudara sering ramai jika  melakukan diskusi karena volume suara mereka keras dan gaduh. Bila diskusi kelompok berlangsung kondisi kelas tidak efektif dan tujuan diskusi tidak tercapai.

Apa yang akan Saudara lakukan?

A.     Saudara meminta mereka berdiskusi sampai selesai dan meminta perwakilan dari 3 kelompok menyampaikan hasilnya.
B.     Saudara memberikan  kebebasan  berdiskusi   dan meminta hasilnya dalam bentuk plakat.
C.     Saudara menyampaikan aturan diskusi antara lain: mencari tempat yang nyaman di luar kelas dan setiap anggota kelompok wajib menyampaikan pendapatnya secara efektif.
D.     Saudara  memberikan kebebasan mereka berdiskusi dan meminta perwakilan dari semua kelompok menyampaikan hasilnya di  depan kelas.



2.   Kata-kata santun yang sanggup dipakai untuk menasihati siswa dalam kelas yang lebih dari sebagian akseptor didiknya telah membolos yaitu ….

A.  Disiplin itu kebutuhan hidup. Untuk bisa sukses, syarat utamanya yaitu disiplin. Membolos merupakan oposisi disiplin. Bisakah bencana ini kita kubur dalam-dalam?
B.  Sejarah gres sekolah ini ada kelas yang akseptor didiknya membolos lebih dari dari separuh isi kelas. Kalian apa punya hatiya? Tolong jangan diulangi bencana ini.
C.  Ujian nasional tinggal sebulan, di mana letak kepedulian Anda ihwal UN. Reputasi sekolah jangan hancur di tangan kalian. Mari kita jaga bersama prestasi sekolah ini.
D.  Ibu masih bahagia mendengar kalian lebih dari 50% membolos. Apa balasannya kelas ini seandainya 100% membolos. Bisakah bencana ini terulang?

3.   Dalam berkomunikasi menyebut nama komunikan adalah cara yang menyenangkan indera pendengaran mereka. Nama seseorang yaitu salah satu kata yang mempunyai emosional yang sangat berpengaruh bagi mereka. Tapi hal itu belum tentu seberapa sering Anda katakan nama seseorang. Namun, lebih pada bagaimana Anda mengatakannya. Hal ini sanggup terbantu dengan cara Anda berlatih menyampaikan nama seseorang untuk satu atau dua menit hingga Anda mencicipi adanya emosional yang kuat. Ketika Anda menyebutkan nama mereka lebih menyentuh dibanding orang lain yang mereka kenal, mereka akan menemukan bahwa Andalah yang paling berkesan.

Uraian di atas merupakan bab dari ….

A.     Tujuan komunikasi
B.     Komunikasi yang efektif
C.     Metode Komunikasi
D.     Prinsip Komunikasi

4.   Pak Imron memperlihatkan kebanggaan kepada Asmawi, akseptor didiknya yang bisa menjawab dengan sempurna pertanyaan yang diberikan kepada Asmawi. Pujian yang diberikan Pak Imron kepada Asmawi yaitu dengan cara Pak Imron mengacungkan jempol.

Pujian menyerupai yang dilakukan Pak Imron kepada Asmawi merupakan jenis komunikasi…

A.  personal
B.  satu arah
C.  verbal
D.  nonverbal

5.   Ibu Prapti menjelaskan bahan pelajaran kepada akseptor didiknya di kelas IV dengan jelas. Sehingga bahan pelajaran yang disampaikan Bu Prapti sanggup dimengerti dengan baik oleh akseptor didik.

Berdasarkan ilustrasi di atas, berarti Bu Prapti sudah menerapkan taktik komunikasi dalam pembelajaran, yaitu….

A.     clarity
B.     humble
C.     audible
D.     respect

6.   Ibu Malihah menegur siswa yang tidak memperhatikan dikala dia mengajar dengan cara menatap pribadi siswa tersebut.

Komunikasi yang diberikan ibu Malihah kepada siswa tersebut merupakan komunikasi…

A.     verbal
B.     nonverbal
C.     kelompok
D.     massa

7.   Pelambangan pesan ke dalam bentuk bahasa disebut dengan....

A.   huruf
B.   decoding
C.   encoding
D.   noise

8.      Berkomunikasi secara efektif, empatik dan santun dengan akseptor didik dengan memakai bahasa yang khas dalam interaksi pembelajaran yang terbangun secara siklikal, yaitu dengan alur sebagai berikut …..

A.  1. membrikan pertanyaan atau kiprah sebagai usul kepada akseptor didik untuk merespon;  2.  Penyiapan kondisi psikologis akseptor didik; 3. Respon akseptor didik untuk merespon; 4. Reaksi guru terhadap respons akseptor didik.
B.  1. reaksi  guru terhadap respons akseptor didik; 2. Penyiapan kondisi psilogis akseptor didik; 3. memberikan  pertanyaan atau kiprah sebagai usul kepada akseptor didik untuk merespon; 4. Respon akseptor didik untuk merespon.
C.  1. memperlihatkan pertanyaan atau kiprah sebagai usul kepada akseptor didik untuk merespon; 2. Respon akseptor didik untuk merespon; 3. Reaksi guru terhadap respon akseptor didik; 4. Penyiapan kondisi psilogis akseptor didik
D.  1. Penyiapan kondisi psikologis akseptor didik; 2. Memberikan pertanyaan atau kiprah sebagai usul kepada akseptor didik untuk merespon; 3. Respon akseptor didik untuk merespon; 4. Reaksi guru terhadap respon akseptor didik.

9.      Saat pembelajaran, guru memperlihatkan pertanyaan yang dijawab beberapa siswa. Salah satu siswa menjawab salah atau berbeda dengan siswa lainnya. Cara guru dalam memberi tanggapan yang efektif, empati, dan santun yaitu …. # Soal-Soal LK 1 Penerapan Komunikasi Efektif

A.  “Coba kita dengar bersama, mengapa jawaban teman kau berbeda dengan yang lain?”
B.  ”Coba kau pelajari lagi materinya, mengapa jawaban kau bisa berbeda?”
C.  ”Menurut yang lain, mana jawaban yang benar?”
D.  ”Mengapa kau menjawab begitu? Coba berikan alasanmu!”

 10. Saat tamat pembelajaran, guru  memberikan pertanyaan secara klasikal untuk menggali kemampuan siswa menyimpulkan bahan  yang telah dipelajari. Salah satu siswa menjawab salah. Cara guru merespon siswa tersebut dengan tenggang rasa dan santun yaitu ….

A. “Mengapa kau menjawab begitu? Coba berikan alasanmu!”
B.”Kurang tepat. Siapa yang sanggup menjawab dengan benar?”
C.”Kurang tepat, kau perlu banyak belajar!”
D.”Siapa yang sanggup menjawab dengan benar?”


Kunci Jawaban

1
C
6
B
2
A
7
B
3
B
8
C
4
D
9
A
5
C
10
A









Sumber:
Ariani, Farida,dkk. 2017. Komunikasi Efektif. Jakarta: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

 


KODE IKLAN 300x 250
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
KODE IKLAN DFP 2
KODE IKLAN DFP 2